Wells Fargo Lepas dari Sanksi, Siap Agresif di 2026

Wells Fargo Lepas dari Sanksi, Siap Agresif di 2026

Share this article

Jakarta, Gotrade News - Untuk pertama kalinya sejak 2018, Wells Fargo memasuki tahun baru tanpa beban sanksi berat dari regulator AS.

Perubahan status ini menandai kembalinya bank terbesar keempat di Amerika Serikat tersebut ke mode ekspansi agresif, sebuah sinyal pemulihan penting bagi investor sektor finansial.


Key Takeaways

  • The Fed telah mencabut batasan aset $1,95 triliun, memungkinkan Wells Fargo kembali tumbuh.
  • Peringkat bank ini dalam penasihat merger dan akuisisi melonjak ke posisi sembilan global.
  • Saham Wells Fargo naik 34 persen sepanjang tahun ini, mengungguli rata-rata sektor perbankan.

Baca Juga: Harga Barang AS Diprediksi Makin Mahal di 2026

Menurut laporan The Daily Upside, Federal Reserve mencabut batasan aset ketat senilai $1,95 triliun pada Juni lalu. Batasan ini sebelumnya diberlakukan akibat skandal akun palsu yang mengguncang reputasi bank tersebut beberapa tahun silam.

CEO Charles Scharf, yang memimpin sejak 2019, menghabiskan dana miliaran dolar setiap tahunnya untuk memperbaiki kepatuhan regulasi. Kini dengan aset yang telah menembus $2 triliun, Scharf mulai merekrut eksekutif senior dari kompetitor seperti JPMorgan Chase & Co. dan Morgan Stanley.

Target Agresif Perbankan Investasi

Salah satu ambisi terbesar manajemen saat ini adalah menempatkan Wells Fargo di jajaran lima besar bank investasi dunia. Hasilnya mulai terlihat nyata pada tahun 2025 dengan keterlibatan mereka dalam berbagai kesepakatan besar.

Data Dealogic mencatat bahwa bank ini menjadi penasihat untuk transaksi merger dan akuisisi senilai total $436 miliar. Beberapa kesepakatan raksasa yang melibatkan mereka termasuk tawaran Netflix, Inc. untuk membeli Warner Bros. Discovery serta akuisisi Norfolk Southern oleh Union Pacific Corporation.

Selain itu, Bloomberg melaporkan bahwa Wells Fargo berencana masuk ke pasar options clearing pada 2026. Langkah ini akan menempatkan mereka dalam persaingan langsung dengan pemain dominan seperti Bank of America Corporation dan The Goldman Sachs Group, Inc..

Performa Saham Melampaui Pasar

Optimisme pasar terhadap kebebasan operasional Wells Fargo tercermin jelas pada pergerakan harga sahamnya. Sepanjang tahun ini, saham Wells Fargo tercatat naik sekitar 34 persen.

Angka tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan kinerja ETF bank AS yang hanya tumbuh 22 persen. Kenaikan ini juga menempatkan momentum Wells Fargo hampir setara dengan pemimpin pasar saat ini, JPMorgan Chase.

Baca Juga: Potensi Nvidia Selanjutnya: Bukan Sekadar Jualan Chip AI

Referensi:


Disclaimer

PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade