Jakarta, Gotrade News - Strategi diversifikasi portofolio melalui dana campuran atau balanced funds kembali membuktikan urgensinya setelah dinamika pasar sepanjang tahun 2025. Data terbaru menunjukkan kebangkitan saham internasional dan performa obligasi inti yang paling kuat sejak tahun 2020.
Key Takeaways
-
Portofolio Global 60/40 mencatat return 16 persen pada 2025, melampaui portofolio khusus pasar AS.
-
Morningstar membagi kategori dana campuran berdasarkan eksposur internasional di atas atau di bawah 25 persen.
-
Instrumen ini disarankan untuk jangka investasi 6 hingga 10 tahun guna meredam volatilitas pasar saham.
Baca Juga: Masa Depan Kripto: Ledakan ETF dan Adopsi Institusi 2026
Menurut laporan dari Morningstar, portofolio Global 60/40 berhasil mencetak kenaikan 16 persen dan mencapai rekor tertinggi baru pada akhir 2025. Angka ini mengungguli portofolio yang hanya berfokus pada pasar AS yang tumbuh sebesar 13 persen di periode yang sama.

Fenomena ini menandai potensi pergeseran dominasi pasar atau changing of the guard dari aset domestik AS ke aset global. Kondisi ini menjadi relevan bagi investor yang ingin mengurangi risiko volatilitas tanpa kehilangan momentum pertumbuhan dari berbagai wilayah geografis.

Morningstar kini membedakan dana campuran ke dalam dua kategori besar untuk mempermudah investor dalam memilih strategi. Kategori global moderate-allocation diwajibkan memiliki setidaknya 25 persen porsi investasi di luar Amerika Serikat secara konsisten.
Bagi investor yang mencari efisiensi, beberapa manajer investasi ternama seperti Vanguard dan BlackRock menawarkan opsi dana campuran dengan rating tinggi. Nama-nama seperti Vanguard Wellington (VWELX) dan T. Rowe Price Balanced (RBAIX) tetap menjadi pilihan utama dengan Medalist Rating Gold.

Meskipun menawarkan stabilitas, dana campuran dengan komposisi saham 50 hingga 70 persen tetap memiliki risiko penurunan nilai yang signifikan. Atribusi dari Morningstar mengingatkan bahwa pada krisis finansial 2008, indeks alokasi moderat AS sempat terkoreksi hingga 31 persen.
Oleh karena itu, instrumen ini tidak disarankan untuk tabungan jangka pendek yang dibutuhkan dalam waktu dekat. Investor disarankan memiliki cakrawala investasi antara enam hingga sepuluh tahun saat menggunakan balanced fund sebagai inti portofolio.


Baca Juga: Harga Emas Menuju $5.000? Cek Rekomendasi ETF Emas 2026
Fleksibilitas menjadi kunci utama karena setiap dana memiliki karakteristik berbeda, mulai dari pengelolaan aktif hingga pasif secara penuh. Investor dapat menyesuaikan pilihan berdasarkan preferensi biaya dan tingkat kenyamanan terhadap eksposur pasar internasional yang mulai menguat.
Referensi:
-
Morning Star, The Best Balanced Funds and ETFs. Diakses pada 14 Januari 2026
-
Featured Image: Shutterstock











