Jakarta, Gotrade News - Momentum positif olahraga profesional Amerika Serikat kini semakin bergantung pada integrasi teknologi mendalam untuk mendorong pertumbuhan pendapatan liga. Laporan terbaru menunjukkan pendapatan National Football League (NFL) telah melampaui US$23 miliar pada tahun fiskal 2024.
Key Takeaways
-
Pendapatan NFL mencapai US$23 miliar dengan distribusi ke tiap tim naik 8,9 persen.
-
Amazon memperkuat ekosistem Prime melalui hak siar eksklusif dan layanan cloud AWS.
-
Teknologi GPU Nvidia menjadi fondasi utama pelatihan virtual reality dan analitik AI di liga.
Keberhasilan finansial ini turut memberikan dampak langsung bagi para mitra teknologi utama yang menyediakan infrastruktur digital bagi liga tersebut. Tiap tim di dalam liga dilaporkan menerima distribusi dana sebesar US$416 juta dari hasil kerja sama media dan lisensi nasional.
Amazon.com, Inc. memegang peran krusial sebagai mitra komputasi awan utama melalui Amazon Web Services (AWS) sejak tahun 2017. Integrasi kecerdasan buatan pada AWS memungkinkan pengolahan data statistik pemain secara real-time untuk kebutuhan penyiaran dan penggemar.
Langkah strategis perusahaan dalam mengamankan hak siar eksklusif Thursday Night Football senilai US$1 miliar per tahun menunjukkan upaya memperkuat loyalitas pelanggan Prime. Menurut analisis The Motley Fool, komitmen ini menjadikan layanan berlangganan mereka lebih kompetitif di pasar streaming global.
Di sisi perangkat keras, NVIDIA Corporation mendominasi penyediaan unit pemroses grafis untuk pusat data yang menopang seluruh aktivitas digital liga. Teknologi chip ini digunakan secara luas oleh penyedia layanan cloud yang bermitra dengan NFL.
Beberapa tim profesional bahkan memanfaatkan teknologi virtual reality berbasis perangkat dari produsen chip ini untuk melatih pemain dalam simulasi pertandingan yang realistis. Penggunaan teknologi tersebut juga meluas hingga ke visualisasi stadion bagi sponsor potensial melalui model pemrograman khusus.
Data dari The Motley Fool mencatat bahwa adopsi teknologi generatif AI terbaru kini telah mulai diintegrasikan ke dalam ekosistem liga. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi operasional dan memberikan pengalaman menonton yang lebih interaktif bagi audiens global.
Keberlanjutan kemitraan ini menunjukkan bahwa perusahaan teknologi besar tidak lagi hanya menjadi penyedia alat, melainkan pilar utama dalam monetisasi olahraga. Investor kini memperhatikan bagaimana kolaborasi tersebut dapat menjaga stabilitas pertumbuhan jangka panjang kedua raksasa teknologi itu.
Kondisi pasar saat ini mencerminkan bahwa permintaan terhadap infrastruktur digital tetap tinggi seiring dengan digitalisasi hiburan arus utama. Posisi dominan di industri olahraga memberikan nilai tambah yang signifikan bagi kredibilitas produk teknologi mereka di mata publik.
Referensi:
-
The Motley Fool, 2 Top Tech Stocks to Buy Now: My NFL Football Playoffs Edition. Diakses pada 19 Januari 2026
-
Featured Image: Shutterstock











