IMF Naikkan Proyeksi Ekonomi 2026, AI Menahan Tekanan Tarif

IMF Naikkan Proyeksi Ekonomi 2026, AI Menahan Tekanan Tarif

Share this article

Jakarta, Gotrade News - IMF menaikkan proyeksi pertumbuhan ekonomi global 2026 menjadi 3,3% di tengah boom investasi AI dan meredanya tekanan tarif AS. Kombinasi ini memberi sinyal ekonomi global lebih tahan banting, meski risiko koreksi valuasi dan tensi dagang masih ada.


Key Takeaways:

  • IMF memproyeksikan pertumbuhan global 2026 di 3,3% dan menilai ekonomi cukup resilien.

  • Investasi AI mendorong ekspektasi produktivitas, tetapi juga bisa memicu inflasi atau koreksi valuasi.

  • Inflasi global diperkirakan terus turun, membuka ruang kebijakan moneter lebih akomodatif.


Baca Juga: Saham Energi Terbarukan Jadi Andalan Dividen di 2026

Reuters dan Qatar News Agency melaporkan IMF menaikkan proyeksi pertumbuhan global 2026 menjadi 3,3%, naik 0,2 poin dari perkiraan Oktober. IMF juga memperkirakan pertumbuhan 2025 tetap 3,3% dan 2027 berada di 3,2%.

Apa yang mendorong revisi IMF

Pendorong utamanya adalah adaptasi bisnis terhadap tarif AS yang disebut mereda dalam beberapa bulan terakhir. Rantai pasok dinilai lebih fleksibel, sementara arus ekspor China ikut bergeser ke pasar non-AS.

IMF kini mengasumsikan tarif efektif AS sebesar 18,5%, lebih rendah dari sekitar 25% pada proyeksi April 2025. Penurunan asumsi tarif ini membantu mengurangi tekanan pada perdagangan dan biaya impor.

Di sisi lain, investasi AI disebut menjadi mesin baru aktivitas ekonomi, mulai dari data center, chip AI, hingga kebutuhan listrik. IMF menaikkan proyeksi pertumbuhan AS 2026 menjadi 2,4% dan menurunkan 2027 menjadi 2,0%.

Sejumlah negara juga mendapat dorongan dari investasi teknologi dan belanja publik. Spanyol diproyeksi tumbuh 2,3% pada 2026, sementara Inggris dipertahankan di 1,3%.

China diproyeksi tumbuh 4,5% pada 2026 setelah 5,0% pada 2025, namun lebih tinggi dari perkiraan Oktober. IMF menilai penurunan tarif AS untuk barang China selama setahun ikut membantu, di tengah diversifikasi ekspor ke Asia Tenggara dan Eropa.

Zona euro diproyeksi tumbuh 1,3% pada 2026, didorong belanja publik di Jerman serta performa Spanyol dan Irlandia. Pertumbuhan 2027 dipertahankan di 1,4% karena kenaikan belanja pertahanan baru terasa di tahun-tahun berikutnya.

Risiko AI dan tensi dagang masih jadi faktor kunci

IMF menilai boom AI bisa mendorong inflasi bila berlangsung terlalu cepat, karena kebutuhan modal dan energi meningkat. Risiko lain muncul jika produktivitas yang dijanjikan tidak terwujud, sehingga valuasi pasar yang tinggi berpotensi terkoreksi.

Ketidakpastian kebijakan tarif juga belum hilang sepenuhnya. Putusan Mahkamah Agung AS terkait tarif luas disebut bisa menambah ketidakpastian, terutama jika muncul skema tarif baru melalui dasar hukum lain.

Di sisi harga, IMF memproyeksikan inflasi global turun dari 4,1% pada 2025 menjadi 3,8% pada 2026 dan 3,4% pada 2027. Jika tren ini bertahan, ruang kebijakan moneter yang lebih akomodatif dinilai dapat menopang pertumbuhan.

Bagi investor, pesan utamanya adalah ekonomi global masih bergerak stabil, tetapi narasi pasar sangat bergantung pada dua hal, yaitu realisasi produktivitas AI dan arah kebijakan tarif. Dua faktor itu akan mempengaruhi valuasi aset, biaya modal, dan selera risiko sepanjang 2026.

Baca Juga: Trump Tekan Greenland Lagi, Eropa Siapkan Opsi Balasan Tarif

Itu dia rangkuman terbaru yang perlu diperhatikan pasar hari ini. Ikuti Gotrade News untuk update saham dan ETF AS, plus perkembangan makro yang relevan untuk investor Indonesia. Untuk belajar lebih terstruktur, kunjungi Panduan Gotrade agar memahami investasi saham Amerika secara lengkap.

Jika ingin merespons berita ini, pantau pergerakan aset dan cek portofolio di aplikasi Gotrade. Investasi saham dan ETF AS di Gotrade bisa dimulai dari Rp15 ribu, lalu sesuaikan langkah dengan tujuan dan profil risiko. Download dan buka aplikasi Gotrade sekarang!

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade