Reli saham melambat, obligasi menguat, pergerakan sektor makin selektif.
Pasar saham AS bergerak lebih hati-hati pada Kamis setelah investor mencerna data ekonomi yang beragam serta sejumlah sinyal kebijakan yang dikaitkan dengan Presiden Donald Trump. Setelah mencetak rekor baru di awal pekan, sentimen bergeser ke mode selektif, dengan tekanan ringan di indeks utama dan minat kembali ke aset obligasi.
S&P 500 (SP500) turun 0,3% dan Dow Jones Industrial Average (DJI) melemah 0,9%. Sementara itu, Nasdaq 100 (NDX) relatif stabil, ditopang ketahanan saham-saham teknologi besar. Di pasar obligasi, imbal hasil US Treasury tenor 10 tahun turun ke 4,14% seiring ekspektasi bahwa The Fed cenderung menahan suku bunga dalam waktu dekat.
Pergerakan sektoral tidak seragam. Saham kilang seperti Valero Energy (VLO) menguat setelah Trump menyebut potensi tambahan pasokan minyak dari Venezuela ke AS, meski harga minyak mentah justru melanjutkan penurunan. Di sisi lain, saham sektor pertahanan tertekan setelah muncul wacana penyesuaian hubungan kerja sama, dengan RTX Corp. (RTX) turun lebih dari 5% setelah penutupan pasar.
Dengan dua kali pemangkasan suku bunga pada 2026 sudah tercermin dalam ekspektasi pasar, fokus investor kini beralih ke rilis data nonfarm payrolls AS pada Jumat. Data ini akan menjadi penentu apakah pertumbuhan ekonomi melambat secara sehat atau mulai menunjukkan tekanan yang lebih dalam.
📊 Market Wrap 8 Jan 2026

🧠 Catatan Analis Hari Ini

💬 Market Highlights
Harga Minyak Kanada Anjlok, Tekan Saham Energi Kanada
Harga crude Kanada di Gulf Coast AS jatuh tajam setelah Presiden Trump menyebut Venezuela akan memasok 30 hingga 50 juta barel minyak ke AS. Diskon crude Cold Lake terhadap WTI melebar signifikan, memukul saham produsen minyak Kanada seperti Canadian Natural Resources (CNQ) dan Cenovus (CVE). Sebaliknya, saham kilang AS menguat karena pasokan heavy crude yang lebih murah berpotensi meningkatkan margin pengolahan.
Intel Melonjak Setelah Kirim Chip 18A Perdana, Direvisi Jadi Buy
Saham Intel (INTC) melonjak setelah perusahaan mengonfirmasi pengiriman perdana chip yang diproduksi dengan proses 18A, menandai pencapaian penting dalam eksekusi manufaktur. Chip Panther Lake berbasis Core Ultra Series 3 akan digunakan pada lebih dari 200 desain PC, dengan peluncuran global dimulai akhir Januari. Melius Research menaikkan rekomendasi Intel menjadi Buy dengan target harga $50, didorong oleh peningkatan kredibilitas manajemen serta dukungan strategis dari pelaku industri dan pemerintah.
Micron Diuntungkan Kelangkaan Memori Hingga 2026
Micron (MU) diperkirakan akan terus menikmati ketatnya pasokan memori dan harga yang lebih tinggi setidaknya hingga 2026, menurut Piper Sandler. Pasokan untuk tahun depan pada dasarnya sudah habis terjual, sementara permintaan tetap melampaui kapasitas, khususnya untuk produk bernilai tinggi seperti HBM dan LPDDR. Piper Sandler menaikkan target harga Micron menjadi $400, menyoroti kontrak multiyear dan daya tawar harga yang kuat di tengah keterbatasan struktural pasokan.
📅 Jadwal Laporan Keuangan

Pasar menutup hari dengan nada lebih seimbang setelah reli kuat di awal tahun. Data tenaga kerja akan menjadi penentu arah selanjutnya, apakah momentum risk-on berlanjut atau investor memilih menahan eksposur sambil menunggu kepastian makro.
Saham apa yang sedang kamu ikuti hari ini?
Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.












