Ancaman Dana Federal Trump: Dampak ke Ekonomi Negara Bagian AS

Ancaman Dana Federal Trump: Dampak ke Ekonomi Negara Bagian AS

Share this article

Jakarta, Gotrade News - Trump umumkan penghentian dana federal ke sanctuary cities dan negara bagiannya mulai 1 Februari 2026. Langkah ini memicu ketidakpastian anggaran di wilayah ekonomi utama Amerika Serikat.


Key Takeaways

  • Trump menargetkan pemutusan total dana federal mulai Februari 2026 mendatang.

  • Negara bagian seperti California dan New York terancam kehilangan subsidi sosial.

  • Upaya ini berpotensi tertahan oleh tantangan hukum di pengadilan federal.


Baca Juga: Suku Bunga Kartu Kredit Terancam Dipangkas Trump, Bank Waspada

Menurut laporan dari AP News, kebijakan ini memperluas ancaman sebelumnya yang hanya menyasar pemerintah kota. Trump menyebut penghentian pembayaran ini akan bersifat signifikan bagi wilayah yang menolak kebijakan imigrasi federal.

Penghentian dana tersebut menargetkan negara bagian yang dikuasai Demokrat seperti California, Connecticut, dan New York. Kota besar seperti Boston dan Baltimore juga masuk dalam daftar pengawasan ketat pemerintah pusat.

Dana yang terancam meliputi subsidi penitipan anak hingga bantuan pangan bagi keluarga berpenghasilan rendah. Hal ini berpotensi mengganggu daya beli masyarakat di wilayah terdampak dalam jangka pendek.

Departemen Pertanian AS telah memberikan peringatan terkait pembekuan dana administratif di beberapa lokasi. Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya memaksa daerah memberikan data penerima bantuan sosial.

Tantangan Hukum dan Dampak Anggaran

Sejarah mencatat bahwa pengadilan federal sering membatalkan upaya pemotongan dana oleh Trump pada periode sebelumnya. Hakim menilai tindakan tersebut melampaui wewenang presiden tanpa dasar hukum yang spesifik.

Saat ini Minnesota tengah mengajukan banding atas rencana penahanan dana kesehatan sebesar 515 juta dolar AS. Nilai ini mencapai seperempat dari total anggaran federal untuk program Medicare dan Medicaid di sana.

Definisi kebijakan pelindung migran sendiri masih menjadi perdebatan karena tidak memiliki standar hukum tetap. Ketidakjelasan ini diprediksi akan menjadi celah utama bagi perlawanan hukum di meja hijau.

Baca Juga: Uber dan DoorDash Diduga Pangkas Tip Driver US$550 Juta

Ketegangan antara pemerintah federal dan negara bagian ini berisiko menciptakan volatilitas ekonomi regional tak terduga. Investor perlu memperhatikan hasil sidang pengadilan pertama sebelum tenggat waktu 1 Februari mendatang.

Referensi:


Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade