Aplikasi Saham Luar Negeri Legal di Indonesia, Cek di Sini

Kholida QothrunnadaKholida QothrunnadaHendrie Saputra
Ditinjau oleh Hendrie Saputra

Bagikan artikel

Aplikasi Saham Luar Negeri Legal di Indonesia, Cek di Sini

Ringkasan Gotrade

  • Aplikasi saham luar negeri adalah platform yang memungkinkan investor Indonesia bertransaksi saham AS hanya lewat HP.
  • Pastikan aplikasinya beroperasi lewat pialang yang berizin dan diawasi OJK.
  • Kriteria memilih aplikasi saham amerika yang tepat meliputi legalitas resmi, transparansi biaya, kesesuaian modal, kemudahan KYC, hingga perlindungan dana investor.
  • Investasi saham luar negeri tetap memiliki risiko seperti fluktuasi nilai tukar, gejolak politik, keterbatasan informasi, dan volatilitas pasar yang lebih tinggi.

Saat ini, penggunaan aplikasi investasi saham luar negeri terutama saham Amerika Serikat (AS) bisa diakses langsung dari smartphone. Kemudahan akses tersebut membuat siapa saja bisa memulai untuk beli saham global.

Namun, kita juga perlu tahu sebenarnya bagaimana aplikasi-aplikasi ini bekerja, apa yang membuatnya legal untuk digunakan di Indonesia, dan risiko apa saja yang perlu diperhitungkan sebelum menyetor dana.

Apa Itu Aplikasi Saham Luar Negeri?

Aplikasi saham luar negeri merupakan platform yang memungkinkan investor untuk bertransaksi saham perusahaan yang tercatat di bursa asing (yang umum AS). Ini membuat investor tak perlu membuka rekening langsung di broker luar negeri.

Baca juga: Profit Taking di Saham: Waktu, Strategi, hingga Kalkulator Ambil Untungnya

Sebagian besar platform ini mengandalkan fitur fractional share, yaitu kepemilikan saham pecahan, sehingga saham perusahaan besar yang harganya ratusan dolar AS per lembar tetap bisa dijangkau investor dengan modal kecil.

Legalitas Aplikasi Saham Luar Negeri di Indonesia

Legalitas merupakan hal penting yang perlu diketahui investor pemula dalam mempertimbangkan menggunakan aplikasi saham luar negeri. Di Indonesia, akses ke saham asing umumnya diberikan melalui produk derivatif keuangan. Ini dilakukan melalui skema pialang berjangka.

Dalam struktur ini, kamu memperoleh eksposur terhadap pergerakan harga saham yang menjadi aset dasar. Berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 1 Tahun 2025, produk derivatif dengan aset dasar berupa efek dalam maupun luar negeri termasuk indeks dan saham asing, kini diatur dan diawasi oleh OJK.

Baca juga: Cara Beli Saham Luar Negeri di Indonesia bagi Pemula

Peraturan ini juga menandai peralihan pengawasan produk aset luar negeri dengan aset dasar berupa efek, yang sebelumnya berada di bawah Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), kini sepenuhnya berpindah ke OJK sejak 10 Januari 2025.

Daftar Aplikasi Investasi Saham Amerika dan Pihak Berizin OJK di Baliknya

Berikut beberapa aplikasi investasi saham AS di Indonesia dan pihak berizin OJK yang menaunginya, menurut situs resmi masing-masing per 25 Oktober 2026. Cek ulang izinnya di situs OJK sebelum memilih.

Gotrade Indonesia

Logo aplikasi Gotrade. dok.asset Gotrade

Gotrade adalah aplikasi saham amerika yang didirikan tahun 2019 dan beroperasi melalui PT Valbury Asia Futures, pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK. Seluruh transaksinya akan tercatat di Bursa Berjangka Jakarta (JFX) dan Kliring Berjangka Indonesia (KBI).

Sahamnya mengacu pada kontrak derivatif Penyaluran Amanat Luar Negeri (PALN) dan mendukung fractional share dengan modal mulai dari $1. Gotrade menyediakan 500+ saham AS.

Ajaib

Didirikan pada tahun 2019, Ajaib menyediakan saham AS lewat PT Ajaib Futures Asia, yang berizin dan diawasi OJK. Di sini, ada 600+ saham AS yang tersedia dengan modal investasi bisa mulai dari $1. Biaya transaksinya 0,3%, satu tarif untuk beli maupun jual.

Pluang

Aplikasi investasi saham amerika selanjutnya yaitu Pluang yang berdiri tahun 2019 dan dikembangkan oleh PT Bumi Santosa Cemerlang. Ada 650+ saham perusahaan AS di Pluang. Biaya transaksinya 0,3% (0,2% untuk anggota Pluang Plus), dengan promo 0% selama 30 hari sejak transaksi saham AS pertama (S&K berlaku).

Saham AS, ETF, dan options Pluang difasilitasi oleh PT PG Berjangka sebagai Perantara Pedagang Derivatif Keuangan dan berizin OJK. Transaksi dicatat pada JFX dan KBI. Transaksinya dilakukan melalui mekanisme PALN (Penyaluran Amanat Luar Negeri), yang diteruskan ke bursa luar negeri bukan Contract for Difference (CFD).

Reku

Reku (PT Rekeningku Dotcom Indonesia) berdiri tahun 2018. Reku sudah terlisensi oleh OJK dan Bappebti. Dilansir laman resminya, Reku menyediakan 600+ pilihan saham negeri yang bisa dibeli mulai dengan modal $1. Platform ini memiliki fitur unggulan yang membantu berinvestasi saham luar negeri dengan Reku Insights. Biaya transaksinya mulai dari 0,25% untuk saham AS.

Nanovest

Nanovest (PT Tumbuh Bersama Nano) berdiri pada 2021. Transaksi saham AS-nya difasilitasi PT Nano Megang Futures, pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK. Halaman saham AS-nya menyebut lebih dari 600 saham AS. Dilansir laman resminya, Nanovest mengklaim kalau pengguna bisa membeli saham tanpa biaya komisi di sini. Modalnya bisa mulai dari Rp5.000 lewat fractional share.

Ringkasan Perbandingan Aplikasi Investasi Saham Amerika

Aplikasi

Berdiri

Entitas Resmi

Modal Minimum

Jumlah Saham AS

Biaya Transaksi

Basis Legalitas

Gotrade

2019

PT Valbury Asia Futures

$1

500+

0,3% dari nilai transaksi (minimal $0,1); 0,2% untuk pengguna Prestige

OJK, tercatat di JFX & KBI, mekanisme PALN

Ajaib

2019

PT Ajaib Futures Asia

$1

600+

0,3% (beli dan jual)

OJK

Pluang

2019

PT Bumi Santosa Cemerlang, difasilitasi PT PG Berjangka

$1

650+

0,3% (0,2% untuk Pluang Plus)

OJK, tercatat di JFX & KBI, mekanisme PALN (bukan CFD)

Reku

2018

PT Rekeningku Dotcom Indonesia

$1

600+

Mulai 0,25%

OJK & Bappebti

Nanovest

2021

PT Tumbuh Bersama Nano, difasilitasi PT Nano Megang Futures

Rp5.000

600+

0% komisi (klaim resmi)

OJK

Data dari situs resmi masing-masing aplikasi per 25 Oktober 2026; bisa berubah. Cek biaya dan izin terbaru di situs resminya dan di OJK.

Tips Memilih Aplikasi Saham Luar Negeri

Tidak hanya asal pilih, ada panduan yang perlu diperhatikan untuk memilihnya. Beberapa kriterianya bisa dilihat dari:

  1. Legalitas: Pastikan terdaftar dan diawasi OJK. Bukan sekadar legalitas umum perusahaan, tapi juga perlu mencakup produk saham luar negeri secara spesifik.

  2. Transparansi biaya: Informasi biaya diketahui pengguna, mulai dari biaya transaksi, biaya penarikan dana, maupun potensi biaya tersembunyinya dijelaskan.

  3. Kesesuaian modal: Adanya fractional share sehingga kita bisa mulai dari modal kecil.

  4. Kemudahan verifikasi atau Know Your Customer (KYC): Proses daftar akun jelas dan tidak ribet.

  5. Perlindungan dana investor dan jalur pengaduan kalau terjadi masalah.

  6. Spesifikasi produk dan mekanisme kerjanya.

  7. Dukungan fitur dan edukasi: Tersedia materi atau fitur pendukung yang memudahkan pengguna melakukan dan mendapat informasi seputar perdagangan saham. Hal ini juga membantu investor pemula memahami risiko sebelum bertransaksi.

  8. Diversifikasi: jangan menempatkan seluruh dana pada satu saham atau satu aplikasi saja, mengingat volatilitas pasar saham AS bisa lebih tinggi dibanding pasar lokal.

Risiko Investasi di Pasar Saham Luar Negeri

Meski membuat peluang pertumbuhan yang menarik, investasi saham luar negeri juga punya sejumlah risiko yang perlu dipahami. Berikut rangkumannya:

Jenis Risiko

Penjelasan

1

Nilai tukar mata uang

Perubahan kurs terhadap mata uang negara asal investor akan memengaruhi hasil investasi. Baik menguntungkan maupun merugikan.

2

Risiko politik

Gejolak politik di suatu negara bisa berdampak tiba-tiba hingga signifikan, terhadap kondisi ekonomi dan nilai investasi di sana.

3

Keterbatasan informasi

Walaupun berita global kini mudah diakses, tapi jarak geografis dan perbedaan konteks lokal juga memungkinkan investor kesulitan memahami situasi pasar secara utuh.

4

Volatilitas lebih tinggi

Pasar negara berkembang cenderung lebih fluktuatif dan bisa mengalami perubahan nilai yang drastis dalam waktu singkat.

Cara Memulai Beli Saham Luar di Negeri di Aplikasi

Buat kamu yang mau mulai investasi ke pasar AS, beli saham luar negeri bisa di Gotrade. Saham-saham raksasa seperti Meta, Apple, Nvidia, hingga Tesla bisa kamu beli di aplikasi ini.

Aplikasi Gotrade cocok untuk pemula karena bisa mulai beli saham luar negeri dari $1. Simak langkah-langkahnya di bawah ini.

  • Unduh aplikasi Gotrade di App Store atau Google Play.

  • Buat akun dengan daftar melalui email atau nomor ponsel. Ikuti proses pembuatan dan lengkapi data untuk verifikasi.

  • Setelah akun terdaftar, masukkan modal untuk mulai investasi

  • Pilih saham AS atau ETF apa yang ingin kamu beli

  • Cek detail transaksi pastikan sesuai, kemudian lakukan pembayaran.

Contoh simulasi transaksi: Misalnya investor membeli saham Apple (AAPL) secara fractional share sebesar $10 ketika harga saham berada di kisaran $314 per lembar. Investor akan memperoleh kepemilikan sekitar:

$10 ÷ $314 = 0,0318 lembar saham AAPL

Jika terdapat biaya transaksi, biaya tersebut dihitung berdasarkan nilai transaksi sesuai ketentuan platform. Setelah transaksi berhasil, kepemilikan saham fraksional akan tercatat di akun investor.

Apakah legal beli saham AS di Indonesia? Ya, legal, selama dilakukan lewat pialang yang berizin dan diawasi OJK.

Kesimpulan

Investasi saham AS kini semakin mudah diakses lewat berbagai aplikasi yang beroperasi lewat pihak berizin OJK. Ini membuka peluang bagi investor pemula untuk terjun ke saham perusahaan global dan mengakses saham-saham ternama seperti Meta, Apple, Tesla, hingga Nvidia.

Namun, tetap risiko yang melekat pada investasi di pasar global, mulai dari fluktuasi kurs hingga volatilitas yang lebih tinggi dibanding pasar lokal. Sebelum memutuskan platform mana yang dipakai pastikan pihak di balik aplikasinya berizin dan diawasi OJK, tercatat resmi di JFX dan KBI. Buka akun Gotrade sekarang dan mulai investasi saham AS dari $1.

Disclaimer, penting untuk diingat kalau artikel ini bersifat edukasi umum. Pilihan aplikasi juga tetap kembali pada kebutuhan dan riset masing-masing investor.

Artikel ini disusun dengan bantuan AI dan diperiksa oleh tim Gotrade sebelum terbit.

Tambahkan sebagai sumber pilihan di Google

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Kholida Qothrunnada
Ditulis oleh
Kholida Qothrunnada
Kholida Qothrunnada adalah editor sekaligus konten strategis dengan latar belakang pendidikan Ilmu Komunikasi, konsentrasi Multimedia Jurnalistik. Memiliki pengalaman 4+ tahun sebagai reporter ekonomi-bisnis di media nasional. Fokus topik dan minat: keuangan, fintech, saham, dan kripto.
Baca lebih lanjut
Hendrie Saputra
Ditinjau oleh
Hendrie Saputra
Expert Reviewer
Hendrie Saputra adalah lulusan Master of Business Administration (MBA) dengan konsentrasi Business Risk & Finance, serta memiliki latar belakang profesional di bidang finance, marketing, dan manajemen proyek. Ia memiliki izin Securities Broker-Dealer Representative (WPPE) yang di awasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan terbiasa menganalisis data pasar serta menyusun strategi bisnis berbasis riset.
Baca lebih lanjut

Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1 juta+

Gotraders 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
Traders League IV

Total hadiah
lebih dari $4000

termasuk langganan
TradingView untuk
semua pemenang

Daftar sekarang

*Syarat dan ketentuan berlaku