5 Sektor Defensif Paling Stabil Sepanjang Siklus Pasar

5 Sektor Defensif Paling Stabil Sepanjang Siklus Pasar

Share this article

Sektor defensif sering menjadi andalan investor ketika pasar saham memasuki fase ketidakpastian. Berbeda dengan sektor siklikal yang sangat bergantung pada pertumbuhan ekonomi, sektor defensif cenderung lebih stabil karena produknya tetap dibutuhkan di hampir semua kondisi ekonomi.

Inilah alasan mengapa sektor defensif kerap digunakan untuk menjaga keseimbangan portofolio saat volatilitas meningkat. Bagi investor, memahami karakter sektor defensif dan contoh saham defensif di dalamnya sangat penting agar tidak salah ekspektasi, melansir Investopedia.

Artikel ini akan membahas sektor-sektor defensif utama yang relatif stabil sepanjang siklus pasar, lengkap dengan karakteristik, contoh perusahaan, dan tips investasi yang relevan.

Consumer Staples: Kebutuhan Harian yang Konsisten

Consumer staples adalah sektor defensif klasik yang berisi perusahaan penyedia kebutuhan pokok.

1. Karakter sektor consumer staples

Produk consumer staples seperti makanan, minuman, dan kebutuhan rumah tangga tetap dibeli baik saat ekonomi tumbuh maupun melambat.

Permintaan yang relatif stabil membuat pendapatan perusahaan di sektor ini lebih tahan banting.

Fluktuasi kinerja biasanya lebih kecil dibanding sektor siklikal.

2. Contoh saham defensif consumer staples

Beberapa contoh perusahaan global di sektor ini antara lain Procter & Gamble (PG), Coca-Cola (KO), dan PepsiCo (PEP).

Perusahaan-perusahaan ini memiliki brand kuat dan jaringan distribusi global.

Brand moat menjadi keunggulan utama sektor ini.

3. Tips investasi consumer staples

Investor sebaiknya memperhatikan margin laba dan stabilitas arus kas.

Consumer staples cocok untuk strategi jangka menengah hingga panjang dengan fokus stabilitas, bukan pertumbuhan agresif.

Sektor ini sering digunakan sebagai anchor portofolio defensif.

Utilities: Pendapatan Stabil dari Layanan Esensial

Sektor utilities dikenal stabil karena menyediakan layanan dasar seperti listrik dan air.

1. Karakter sektor utilities

Permintaan listrik dan air relatif tidak elastis terhadap kondisi ekonomi.

Pendapatan perusahaan utilities cenderung stabil, meski pertumbuhan biasanya terbatas.

Regulasi pemerintah sering memengaruhi kinerja sektor ini.

2. Contoh saham defensif utilities

Contoh perusahaan utilities besar di AS antara lain NextEra Energy (NEE) dan Duke Energy (DUK). Perusahaan ini memiliki basis pelanggan besar dan pendapatan berulang.

Stabilitas menjadi daya tarik utama sektor utilities.

3. Tips investasi utilities

Investor perlu memperhatikan tingkat utang dan sensitivitas terhadap suku bunga. Utilities sering digunakan sebagai sumber pendapatan dividen, terutama saat pasar volatil.

Sektor ini cocok untuk investor defensif dan income-oriented.

Healthcare: Defensif dengan Potensi Pertumbuhan

Healthcare sering dipandang sebagai sektor defensif yang juga memiliki elemen pertumbuhan.

1. Karakter sektor healthcare

Layanan kesehatan dan produk farmasi tetap dibutuhkan terlepas dari kondisi ekonomi.

Faktor demografi seperti populasi menua mendukung permintaan jangka panjang.

Namun, sektor ini juga menghadapi risiko regulasi dan penelitian.

2. Contoh saham defensif healthcare

Perusahaan seperti Johnson & Johnson (JNJ), Pfizer (PFE), dan UnitedHealth Group (UNH) sering dianggap saham defensif karena pendapatan yang relatif stabil.

Diversifikasi lini bisnis menjadi kekuatan sektor ini.

3. Tips investasi healthcare

Investor sebaiknya memperhatikan pipeline produk dan risiko regulasi.

Healthcare cocok sebagai bagian inti portofolio defensif dengan potensi pertumbuhan moderat.

Keseimbangan antara stabilitas dan growth menjadi daya tarik utamanya.

Telekomunikasi dan Infrastruktur Digital

Telekomunikasi sering dikategorikan defensif karena layanannya semakin esensial.

1. Karakter sektor telekomunikasi

Koneksi internet dan layanan komunikasi menjadi kebutuhan dasar di era digital. Pendapatan bersifat berulang melalui sistem langganan.

Namun, persaingan dan kebutuhan belanja modal cukup tinggi.

2. Contoh saham defensif telekomunikasi

Contoh perusahaan global di sektor ini antara lain Verizon (VZ) dan AT&T (T). Keduanya memiliki basis pelanggan besar dan arus kas relatif stabil.

Sektor ini sering digunakan sebagai penyeimbang portofolio.

3. Tips investasi telekomunikasi

Investor perlu mencermati arus kas dan beban utang. Telekomunikasi lebih cocok untuk strategi defensif dengan fokus pendapatan dividen.

Dilansir dari Corporate Finance Institute, pertumbuhan biasanya lebih lambat dibanding sektor teknologi.

Consumer Non-Cyclical Lainnya dan Infrastruktur Dasar

Selain sektor utama, ada sektor defensif lain yang sering luput diperhatikan.

1. Karakter sektor non-cyclical lainnya

Beberapa subsektor seperti produk kebersihan, logistik dasar, dan layanan publik memiliki permintaan yang relatif stabil.

Sektor ini tidak terlalu sensitif terhadap siklus ekonomi.

2. Contoh perusahaan

Perusahaan seperti Waste Management (WM) sering dikategorikan defensif karena layanannya tetap dibutuhkan di semua kondisi ekonomi.

Model bisnis berbasis layanan berulang menjadi keunggulan.

3. Tips investasi sektor defensif alternatif

Sektor ini cocok sebagai pelengkap diversifikasi. Likuiditas dan skala bisnis perlu menjadi perhatian utama.

Pendekatan jangka panjang lebih relevan.

Kesimpulan

Sektor defensif seperti consumer staples, utilities, healthcare, dan telekomunikasi dikenal relatif stabil sepanjang siklus pasar. Karakter permintaan yang konsisten membuat saham defensif di sektor ini lebih tahan terhadap volatilitas ekonomi.

Meski tidak bebas risiko, sektor defensif berperan penting dalam menjaga keseimbangan portofolio. Dengan memahami karakter masing-masing sektor dan memilih saham defensif yang tepat, investor dapat membangun portofolio yang lebih resilien.

Jika kamu ingin berinvestasi di saham defensif global atau ETF sektoral secara praktis, kamu bisa melakukannya melalui aplikasi Gotrade Indonesia.

FAQ

Apa yang dimaksud dengan sektor defensif?
Sektor defensif adalah sektor yang produknya tetap dibutuhkan di berbagai kondisi ekonomi sehingga kinerjanya relatif stabil.

Sektor defensif apa yang paling stabil?
Consumer staples, utilities, dan healthcare termasuk sektor defensif yang paling stabil sepanjang siklus pasar.

Apakah saham defensif selalu aman saat pasar turun?
Tidak selalu, tetapi saham defensif cenderung turun lebih kecil dibanding sektor siklikal.

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade